Community Care & Development

Community Care & Development 2018-06-12T06:21:41+00:00

Community Care & Development

Islamic Care merupakan program yang bertujuan untuk Meningkatkan taraf ekonomi masyarakat menuju kehidupan keluarga yang sejahtera, sehat dan bahagia

Program Community Care & Development

Manfaat:

  1. 3 Desa terdampak aktivitas SBU mendapatkan pendampingan dari Comdev YHK
  2. 125 HA lahan tanaman Kakao terehabilitasi
  3. 10 kelompok tani hortikultura dan padi mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas
  4. 100 pemuda mendapatkan pelatihan keterampilan di berbagai bidang: mesin, perbengkelan, alat berat, komputer, dll (kerjasama BLK).

Target Output:

  1. 5 Desa terdampak aktivitas SBU mendapatkan pendampingan dari Comdev YHK: 3 Desa SBU BMS, 1 Desa SBU BSB dan 1 Desa SBU BAD
  2. 125 HA lahan tanaman Kakao terehabilitasi di Luwu (BMS)
  3. 30 kelompok tani hortikultura dan padi mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas (BMS dan BSB)
  4. 100 pemuda mendapatkan pelatihan keterampilan di berbagai bidang (BMS)
  5. 500 pekarangan rumah warga termanfaatkan untuk pengembangan tanaman hortikultura (BAD).

Periode Pelaksanaan: Juli 2018 – Juni 2019

Manfaat:

  1. Meningkatnya kehadiran siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah
  2. Wisatawan dapat menjalankan ibadah di saat sedang melakukan rekreasi di pantai Lae-Lae (jarak lokasi ke wisata ke Mesjid sekitar 500 m)
  3. Warga mendapatkan sumber air bersih untuk konsumsi sehari-hari
  4. Pengurus panti asuhan terbantu dalam hal penyediaan kebutuhan sehari-hari warganya.

Target Output:

  1. Bantuan satu unit kapal antar jemput siswa SMP/SMA yang dari Lae-Lae ke Kota Makassar
  2. Bantuan pembangunan Mushalla lokasi wisata pantai ujung utara pulau Lae-Lae
  3. Bantuan sumur bor atau air PDAM untuk warga di Patte’ne (wilayah kerja BJU)
  4. Bantuan fasilitas/dana operasional panti asuhan yang berada di dalam wilayah kerja SBU KIA.

Periode Pelaksanaan: Juli 2018 – Juni 2019

Manfaat Program:

  1. Beban psikologis para korban menjadi lebi ringan dengan dengan adanya bantuan yang diberikan
  2. Korban dapat menempati rumah sementara untuk melanjutkan hidupnya
  3. Kebutuhan konsumsi korban paling tidak selama beberapa hari pasca bencana dapat teratasi.

Target Output: Pemberian bantuan langsung kepada korban bencana berupa: material bangunan, pakaian layak pakai, makanan siap saji.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program: PMI bertambah stok darahnya yahg diambil dari kegiatan donor darah baik yang diadakan langsung, maupun lewat mitra.

Target Output: 150 Kantong Darah terkumpul dan menjadi stok darah untuk PMI.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program: Anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat berkhitan tanpa harus mengeluarkan biaya.

Target Output: 105 anak dikhitan secara gratis.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program: Membantu warga kurang mampu untuk merenovasi rumah tinggal mereka agar menjadi lebih layak huni dan nyaman untuk ditinggali.

Target Output: Merenovasi 10 rumah dhuafa: baik dari kalangan pensiunan karyawan SBU, karyawan aktif yang rumahnya tidak layak huni maupun warga biasa yang telah disurvei kondisi tempat tinggalnya.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program: Membantu para pemohon memenuhi kebutuhan institusinya dalam rangka melancarkan operasional kerja lembaga. Biasanya direkomendasikan oleh pimpinan Yayasan Hadji Kalla.

Target Output: Pemberian bantuan berupa: kendaraan roda 4, fasilitas khusus (alat bantu tubuh) dana pembangunan.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program:

  1. Membantu warga kurang mampu yang belum memiliki listrik PLN untuk mendapatkan lampu penerangan dengan sumber energi dari cahaya matahari.
  2. Menciptakan rasa aman di sekitar lingkungan penerima bantuan dengan adanya penerangan di malam hari.

Target Output: 198 lampu tenaga surya diberikan kepada 198 warga dhuafa di Sulawesi Barat.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program:

  1. Terciptanya lingkungan dan sumber makanan yang sehat.
  2. Bertambahnya sumber pendapatan pengrajin batu bata.
  3. Terciptanya desa penghasil pupuk organik cair.

Target Output: 100 Orang petani memanfaatkan hasil produksi berupa pupuk organik untuk tanamannya.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Manfaat Program:

  1. Mengurangi ketergantungan warga terhadap gas elpiji, diganti dengan Biogas.
  2. Mengurangi ketergantungan terhadap lampu penerangan listrik PLN.
  3. Mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk dan pestisida kimia dengan menggantinya dengan bio slurry dari hasil olahan instalasi biogas.
  4. Menjadikan desa Pattallasang sebagai Kawasan Pertanian Terpadu di Kabupaten Gowa.
  5. Meningkatkan pendapatan per kapita.

Target Output: 10 orang petani mengembangkan biogas untuk kebutuhan sehari-hari dan memproduksi pupuk organik.

Periode Pelaksanaan: Januari – Desember 2018

Management Program

Abdul Hakim
Abdul HakimProgram Manager
Program Officer
Program Officer

News About Community Care & Development

Kontak Kami





Kotak Saran