Yayasanhadjikalla.co.id; Jeneponto – Kembangkan potensi desa, Yayasan Hadji Kalla berikan pendampingan untuk para warga dalam meningkatkan perekonomian melalui pegembangan produk potensi desa berupa gula semut di Desa Tombo-tombolo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto sejak pertengahan tahun 2019.

Pengembangan potensi desa tombo-tombolo, Jeneponto merupakan langkah awal yang dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla dalam meningkatkan potensi alam yang ada di desa. Pendampingan akan terus dilakukan untuk bisa meningkatkan kualitas produksi dan ekonomi masyarakat desa tombo-tombolo. Resky Andayani, sarjana pendamping desa dari Program Economic & Social Care, Yayasan Hadji Kalla menejaskan bahwa pendampingan ini telah melalui banyak proses yang panjang. Di awal telah dilakukan survei untuk melihat potensi desa tembo-tombolo yang mungkin untuk dikembangkan.

Melihat posisi dan kondisi desa yang termasuk sebagai desa tertinggal dengan IDM yang di bawah rata-rata maka diperlukan pendampingan dan pembinaan yang tepat hingga menghasilkan produk tepat serta progresif.

Sebelumnya, produk  gula semut milik desa tombo-tombolo yang dibina oleh Yayasan Hadji Kalla telah berhasil menjadi salah satu produk pilihan untuk ikut dalam pameran industri kreatif yang diadakan oleh Dekranasda Sulsel, awal agustus lalu.

Resky menjelaskan bahwa, produk gula semut yang Ia bina bersama dengan warga tombo-tombolo semakin berkembang dan membuat taraf ekonomi warga juga perlahan membaik. Kedepannya produk gula semut akan mengikuti beberapa even pameran lokal dan nasional. Awal oktober ini pula akan ada investor yang akan membantu dalam pendanaan dan pengembangan produk serta mencarikan pasar yang tepat untuk produk gula semut tersebut.

(Boer)