Yayasanhadjikalla.co.id; Masamba – Pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Luwu Utara yang mengakibatkan ribuan rumah warga dan falisitas umum serta rumah ibadah tidak dapat digunakan, Yayasan Hadji Kalla bersama dengan Brimobda Sulsel dan Palang Merah Indonesia melakukan pembersihan.

Pembersihan yang dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla difokuskan mengangkat sisa-sisa banjir bandang seperti lumpur yang masih mengendap, bongkahan kayu dan sampah yang berserakan di sekitar kawasan masjid Agung Syuhada Masamba dan di fasilitas umum lain.

Pada (20/07/2020) pagi, Tim SAR Satbrimob Polda Sulsel dipimpin Ipda Muh. Fadly mengadakan kegiatan Bhakti Brimob di Masjid Agung Syuhada Masamba, masjid yang berlokasi di kelurahan Bone, Kecamatan Masamba yang kondisinya sangat memprihatinkan karena dipenuhi endapan lumpur setebal 30 centimeter dan potongan kayu sisa banjir bandang yang menerjang pada 13 Juli yang lalu.

Saat ditemui, Koordinator Tim Gabungan Ipda Muh. Fadly, mengungkapkan, pihaknya bersama TNI dan Yayasan Hadji Kalla telah mendapatkan tugas untuk membantu warga membersihkan sampah dan lumpur di kawasan Masjid Agung pascabanjir. “Diperlukan pembersihan secara menyeluruh agar masyarakat bisa kembali menggunkan masjid ini kembali”, tandasnya.

Untuk proses pembersihan sendiri, melibatkan 28 personel dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, 23 Personel Wing II Paskhas, 12 Personel PMI dan Yayasan Haji Kalla serta 21 personel dari Sabhara Polda Sulsel.

Personel gabungan menggunakan sekop dan gerobak untuk mengangkat lumpur yang mengendap, pembersihan juga dipercepat agar masjid bisa segera digunakan oleh masyarakat untuk beribadah.

Saat ditemui di lokasi Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis menyampaikan Kegiatan Bhakti Brimob kali ini bersinergi dengan berbagai element, yang nantinya akan melaksanakan kegiatan Bakti Sosial pembersihan rumah warga serta fasilitas umum seperti pasar, pusat pertokoan dan jalan yang merupakan akses bagi warga.

Sementara itu, Heryanto, dari Tim Kemanusiaan Yayasan Hadji Kalla yang bertugas menjelaskan bahwa pembersihan tersebut merupakan bukti kepedulian besar dari Yayasan Hadji Kalla terhadap berbagai kejadian seperti bencana, “Masyarakat harus bisa segera pulih setelah bencana banjir yang terjadi ini, bantuan kita sebegai bukti kepedulian kita kepada warga di masamba dan semoga semua bisa kita lalui bersama”, ujar Heryanto.

(Bur)