YayasanHadjiKalla.co.id, Bone – Salah satu program kesehatan dari Tim Yayasan Hadji Kalla adalah pelaksanaan kegiatan Training of Trainer (TOT) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Masyarakat umum lebih mengenalnya dengan sebutan pemicuan program kesehatan.

Kamis, 16 Maret 2017, Desa Bacu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone sebagai salah satu desa dampingan program Desa Bangkit Sejahtera (DBS), menjadi lokasi pelaksanaan TOT STBM. Kegiatan ini dilakukan guna peningkatan dan tambahan informasi kesehatan bagi masyarakat, terutama kesehatan lingkungan.

Kegiatan digelar di Kantor Desa Bacu ini, dihadiri oleh masyarakat sekitar, dan tokoh masyarakat. Turut hadir pula tim dari Puskesmas Tonra, bagian Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan.

Peserta dalam kegiatan mencapai sekitar 50 orang. Umumnya peserta yang hadir adalah mereka yang belum memiliki jamban sehat dan berkeinginan untuk membuat jamban dalam waktu dekat ini.

Materi yg disampaikan oleh Tim Yayasan Hadji Kalla dibagi menjadi dua sesi, yang pertama adalah mengenai 5 pilar STBM, dan kedua mengenai jamban sehat. Dalam kegiatan ini juga diselingi dengan tanya jawab antara peserta dengan pemateri. Setelah dilaksanakan materi dalam ruangan, maka diadakan juga praktik PHBS.

Praktik cuci tangan pakai sabun, dan penjernihan air dengan bahan sederhana. Masyarakat sangat antusias dengan praktik ini, terutama praktik penjernihan air. Dikarenakan, peserta menyatakan bahwa sumber air yang mereka gunakan kadang masih berwarna atau keruh. Dengan adanya praktik ini warga bisa memiliki tambahan informasi tentang bagaimana menjernihkan air, dan bisa mempraktikkannya sendiri di lingkungan keluarga. Dalam praktik ini juga melibatkan peserta secara langsung.

Salah satu peserta, Bapak Ambo Tuwo mengatakan untuk pertama kalinya, ia dilibatkan dalam kegiatan praktik PHBS. “Biasanya yang memperoleh penyuluhan begini adalah anak-anak di sekolah, penyuluhan cuci tangan pakai sabun untuk masyarakat umum baru kali ini”.

Ditambahkan pula bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang pada umumnya masih terbatas pengetahuan tentang sanitasi lingkungan.

Kepala Desa Bacu, Nahrawi Asaf menuturkan bahwa suatu kesyukuran bagi masyarakat Bacu memperoleh tambahan informasi sekaitan dengan kesehatan lingkungan. Kedepannya, diharapkan informasi yg diperoleh peserta bisa semakin menyebar ke masyarakat lain.

Penulis: Cinra Aprida, SP Desa Bacu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × three =