Program Bantuan Bencana

Program Bantuan Bencana Skenario Covid-19. Latar belakang program ini adalah karena adanya penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan yang cukup siginifikan. Diperlukan upaya-upaya efektif dan terukur untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas di kalangan masyarakat Sulsel. Salah satu upaya yang disarankan oleh Dinas Kesehatan Sulsel adalah melakukan disinfektasi di lokasi-lokasi publik dan umum, area yang sering disentuh, rumah ibadah, gedung sekolah, kampus dan kompleks pemukiman warga. Tim kemanusiaan Yayasan Hadji Kalla yang terdiri dari: Teknisi, Staf Bidang Humanity and Environment, Field Facilitator DBS mejadi implementor langsung disinfektasi. Hal lain yang direkomendasikan oleh pemerintah terkait upaya menghambat penyebaran virus Covid-19 adalah penggunaan masker bagi setiap warga. Akan tetapi masker sangat langka di pasaran saat ini, sehingga diperlukan upaya lain untuk mengadakan masker dengan melibatkan masyarakat; penjahit, ibu rumah tangga atau komunitas lainnya yang memiliki keterampilan di bidang menjahit.

Kegiatan disinfektasi; penyemprotan cairan disinfektan dengan mengunakan alat semprot elektrik pada permukaan lantai, dinding atau benda-benda lainnya yang dianggap rawan menjadi tempat penularan Covid-19. Meginisiasi gerakan warga menjahit/membuat masker dari kain (masker yang dapat dicuci/bukan sekali pakai) kemudian dibeli oleh Yayasan Hadji Kalla untuk kemudian dibagikan kepada warga Kota Makassar khususnya yang rentan terhadap penularan Covid-19.