Program Bantuan Bencana2022-06-03T15:19:05+08:00

Program Respon Kebencanaan

Setiap tahun, di Sulawesi Selatan terjadi bencana, dan yang paling sering adalah banjir dan kebakaran.  Sedangkan bencana Gempa Bumi juga terjadi di beberapa wilayah  Indonesia. Yayasan Hadji Kalla telah mempersiapkan perencanaan pemberian bantuan sesuai dengan kondisi dan dampak yang ditimbulkan serta berdasarkan kebutuhan para korban, apabila bencana-bencana tersebut terjadi lagi di tahun 2022.

Provinsi Sulawesi Selatan merupakan wilayah dengan potensi bencana yang tinggi karena terletak pada jalur Pacific Ring of Fire, sehingga rentan akan bencana gempabumi dan tsunami. Selain bencana gempabumi dan tsunami. Selain itu,  Sulawesi Selatan memiliki ancaman bencana lain seperti banjir, kekeringan, cuaca ekstrim, dan tanah longsor. Potensi bencana lainnya tersebut dilihat berdasarkan sejarah kejadian bencana yang tercatat pada Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) yang dikeluarkan oleh BNPB. Berdasarkan DIBI, dalam 5 (lima) tahun terakhir Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalami kejadian 6 (enam) jenis bencana dengan total kejadian yaitu 130 kali. Bencana-bencana tersebut meliputi banjir, kekeringan, banjir bandang, cuaca ekstrim, tanah longsor, dan kegagalan teknologi. Kejadian bencana tersebut menimbulkan dampak yang signifikan di Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu baik korban jiwa, kerugian harta bencana maupun lingkungan yang rusak. Melihat kondisi tersebut, upaya pengurangan risiko bencana yang dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan belum optimal. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana yang terjadi tersebut, maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan perlu melakukan perencanaan dan pengkajian risiko bencana yang lebih terarah, terpadu, tersistematis dan kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat sehingga upaya pengurangan risiko bencana di Provinsi Sulawesi Selatan lebih optimal dibandingkan sebelumnya.

Aktivitas program ini sifatnya KONTINJENSI: Memberikan bantuan langsung berupa: Dana, logistik,  dan alat dapur untuk membantu mengatasi kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.

Pemanfaat utama dari program ini adalah masyarakat umum yang terdampak langsung terhadap kejadian bencana alam dan non alam di area program serta Wilayah yang secara nasional ditetapkan menjadi daerah bencana nasional oleh pemerintah melalui BPBD dan Kementerian Sosial RI.

808, 2022

MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI KOTA MAKASSAR – YAYASAN HADJI KALLA TANAM 1000 POHON DI METRO TANJUNG BUNGA

By |August 8th, 2022|Head Line News, Humanity and Environment Care, Program|

208, 2022

AKTIF POSITIF 2022 – WORKSHOP INOVASI PENGOLAHAN SAMPAH MODERN ALA MAGRO TIMUR INDONESIA, KOLABORASI BERSAMA YAYASAN HADJI KALLA

By |August 2nd, 2022|Program, Umum|