Yayasanhadjikalla.co.id; Makassar – Yayasan Hadji Kalla tanda tangani perjanjian kerjasama dengan STMIK Handayani Makassar terkait kerja sama program pembinaan dan pelatihan disabilitas. Rencananya, kerja sama ini akan menjadi wadah bagi para penyandang disabilitas untuk belajar dan meningkatkan skill di bidang informasi teknologi dan komputer dalam program pelatihan yang akan dilaksanakan pada November 2021 mendatang.

Proses penandatangan MoU bersama dengan STMIK Handayani Makassar dilakukan di ruang rapat senat kampus STMIK, pada Kamis, 14 Oktober 2021 yang dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan dosen STMIK Handayani Makassar, di antaranya, Ketua STMIK Handayani; Dr. Nasrullah, M.Si, Ketua Prodi Manajemen Informatika (D3); Muhammad Akbar, S.Kom., M.Kom, Ketua Penjaminan Mutu Internal; Dra. Najirah Umar, S.Kom., M.T, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian; dan Dr. Abdul Latief Arda, S.Kom., M.Si., M.Kom. Sementara Yayasan Hadji Kalla diwakili langsung oleh Mohammad Zuhair selaku Direktur Eksekutif yang hadir langsung dalam acara penandatanganan ini.

Dr. Nasrullah menjelaskan bahwa dengan kerja sama ini, maka STMIK Handayani Makassar semakin menunjukkan konsistensinya dalam terlibat langsung dalam program pembinaan masyarakat, terkhusus untuk kelompok disabilitas yang sifatnya berkelanjutan. Dalam penjelasannya, Ia menuturkan bahwa STMIK Handayani mempunyai sumberdaya manusia yang unggul dalam bidang IT yang bisa membimbing dengan baik para kelompok disabilitas dalam meningkatkan kemampuan di bidang IT.

“Kerjasama dengan Yayasan Hadji Kalla adalah yang pertama untuk kita, tentu ini adalah sebuah langkah yang besar bagi kami, apalagi pointnya adalah tentang pembinaan dan pendampingan kelompok disabilitas. Kami patut berbangga dan berharap melalui kerjasama ini, kedua belah pihak bisa membawa manfaat besar bagi semua”, ujarnya singkat.

Sementara itu, Mohammad Zuhair selaku Direktur Eksekutif Yayasan Hadji Kalla menjelaskan bahwa STMIK Handayani Makassar dinilai sebagai lembaga yang kompeten dan sudah teruji di bidang IT yang tentu bisa menjadi lembaga yang bisa dipercaya dalam program pendampingan yang akan dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla.

“Kita percaya bahwa STMIK Handayani adlah lembaga yang sudah teruji dan punya SDM yang kompeten, sehingga kita memilih untuk melakukan kerjasama ini, kita berharap bahwa dengan program ini, kita bisa menunjukkan peran kita masing-masing dalam memberikan perhatian kepada kelompok disabilitas punya hak yang sama seperti orang-orang lain dalam mendapatkan pekerjaan yang layak atau bahkan bekerja di industri setelah mengikuti program pelatihan yang akan kita jalankan”, jelasnya.

Rencananya, pada bulan november 2021 mendatang, Yayasan Hadji Kalla akan menjalankan “Program Pelatihan Disabilitas Siap Kerja” yang akan melibatkan berbagai mitra termasuk STMIK Handayani Makassar di mana para SDM-nya akan menjadi mitra pengajar bagi para kelompok disabilitas yang telah terdaftar dalam program tersebut.

(Br)