Yayasanhadjikalla.co.id; Makassar – Yayasan Hadji Kalla mengakhiri tahun 2020 dengan Program Penghijauan Sekolah yang disalurkan untuk 100 sekolah di Kota Makassar yang belum mendapatkan status adiwiyata. Program ini daharapkan mampu memberikan nilai kesadaran kepada setiap sekolah yang add untuk ikut berpartisipasi dalam rangka kesehatan lingkungan.

Program ini akan dilanjutkan hingga pada awal tahun 2020 dan akan ditargetkan bisa membantu sebanyak 100 sekolah agar mandiri dalam mengelola lingkungan. Setiap sekolah yang dibantu akan mendapatkan sebuah drum komposter anaerob yang nantinya akan digunakan oleh setiap sekolah dalam mengelola sampahnya.

Sekolah pertama yang mendapatkan bantuan drum komposter dari Yayasan Hadji Kalla pada desember yang lalu adalah SDN inpres 1 dan 2 Mannuruki yang berada di Kecamatan Biringkanaya. Penyerahan dilakukan langsung oleh Manager Kemanusiaan dan Lingkungan; Yayasan Hadji Kalla, Abdul Hakim kepada Suhardi,S.Pd dari UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 dan untuk SD Inpres Mannuruki 2 yang diterima oleh Hj. Hudaya, S.Pd, MM.

Pada saat penyerahan, dilakukan penjelasan langsung oleh Abdul Hakim kepada para guru yang ada di sekolah tersebut tentang bagaimana cara penggunaan bantuan drum komposter yang diberikan.

Selain bantuan drum pengolah komposter anaerob, dalam program ini, setiap sekolah juga akan mendapatkan bantuan berupa pemberian bibit tanaman pelindung yang nantinya akan ditanam di halaman sekolah penerima bantuan. Diaharapkan dengan adanya tanaman pelindung yang ditanam di halaman sekolah maka target menuju sekolah adiwiyata bisa tercapai.

Gelar Sekolah Adiwiyata sendiri adalah gelar yang diberikan kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Program Adiwiyata merupakan sebuah program dengan tujuan untuk mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan. Program ini dilaksanakan dengan berdasarkan pada tiga prinsip utama, yaitu edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Ketiga prinsip tersebut, sejalan dengan target setiap program yang dilaksanakan oleh Yayasan Hadji Kalla untuk bisa menciptakan efektivitas program yang berkelanjutan.

Bukan hanya pemberian bantuan durm komposter, Yayasan Hadji Kalla juga akan melakukan pendampingan guna memastikan bahwa bantuan yang diberikan bisa dimaksimalkan oleh setiap sekolah yang dibantu, mulai dari cara penggunaan komposter yang baik hingga cara-cara pemeliharaan tanaman yang tepat.

Suhardi, S.Pd dari UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Hadji Kalla atas bantuan drum komposter yang memang sangat dibutuhkan dalam rangka menuju sekolah berwawasan lingkungan, Sekolah Adiwiyata.

“Saya mewakili para guru serta siswa di SD Inpres Mannuruki 1 ini sangat-sangat berterima kasih kepada Yayasan Hadji Kalla atas program bantuan penghijauan sekolah ini, sekolah kami memang sangat membutuhkan drum komposter seperti ini namun kami belum bisa melakukan pengadaan, apalagi kami juga tidak punya cukup ilmu bagaimana cara menggunakannya. Saat mendapatkan kabar bahwa Yayasan Kalla akan memberikan bantuan ini, tentu kami sangat senang dan menyambut baik. Kami juga telah berkomitmen untuk bagaimana supaya bantuan ini bisa kita jaga bersama untuk bisa terus digunakan dalam jangka waktu yang lama. Sekali lagi terima kasih”, ujar Suhardi.

(Hakim/Bur)