www.yayasanhadjikalla.co.id; Sinjai – Menyejukkan, itulah kata yang bisa digambarkan oleh tim dari Yayasan hadji Kalla saat mendengar adzan di Desa Biji Nagka, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai. Dialah Aditia Yusup, Mahasiswa asal Buol, Sulawesi Tengah yang menjadi dai di desa tersebut dalam program tebar dai Yayasan Hadji Kalla bekerja sama dengan STIBA. Suaranya yang merdu telah mewarnai Desa Biji Nangka selama 17 hari ramadhan dan akan berlanjut hingga Idul Fitiri nanti. Memang Ia telah diminta langsung oleh tokoh masyarakat desa setempat untuk bisa menjadi Imam saat Sholat Idul Fitri nanti. Walaupun sedikit terkejut dengan permintaan warga sekitar, namun Aditia menyanggupinya.

Kedatangan Aditia seperti menjadi paket lengkap bagi masyarakat desa, karena selain adzan, Ia juga menjadi Imam sholat dan berencana mengkhatamkan al-quran hingga akhir ramadhan nanti di tiap bacaan sholatnya saat menjadi Imam. Saat kedatangan tim Yayasan Hadji Kalla, Aditia tengah bersiap untuk membawakan Khotbah Jumat di Mesjid desa.

Warga desa pun tidak keberatan saat Aditia membaca surah-surah panjang dalam kitab suci al-quran karena memang saat melantunkan ayat, Aditia begitu fasih dan merdunya membaca. Bapak H. Becce Lampe, tokoh masyarakat tempat Aditia tinggal mengungkapkan bahwa semenjak dai dari Buol tersebut tiba sejak hari pertama ramadhan, masyarakat sangat senang dan berterima kasih karena desanya terpilih menjadi tempat program tebar dai. Ia berharap akan banyak program yang sama yang akan dilaksanakan oleh Yayasan Hadji Kalla untuk bisa membina kegiatan keislaman di Desa Bajinagka.

Aditia yang sebelumnya tidak pernah belajar banyak tentang agama hingga tamat di SMK menceritakan bahwa Ia bercita-cita untuk bisa menjadi hafidz Al-Quran sehingga dengan ditugaskannya Ia di desa, akan menjadi latihan baginya untuk bisa memperlancar bacaanya. Ia juga berharap dengan hadirnya para dai sepertinya di desa, bisa menjadi pembawa berkah bagi masyarakat.

Selain meliput kegiatan ramadhan dan tebar dai, tim Yayasan Hadji Kalla juga membawakan sumbangan wakaf Al-Quran untuk Desa. Bapak Bacce lagi-lagi mengucapkan syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Hadji Kalla karena telah mewakafkan Al-Quran untuk mesjid di desanya. Ia kemudian berharap kedepannya Yayasan Hadji Kalla mampu tetap menjaga konsistensinya dalam menjaga integritas dan komitmen dalam berkontribusi untuk peningkatan kualitas keislaman masyaraakat Sulawesi Selatan.

*(Boer)