Yayasanhadjikalla.co.id; Luwu – Yayasan Hadji Kalla melalui Program Desa Bangkit Sejahtera memulai “Program Pemberantasan Buta Aksara Latin dan Hijaiyyah, Senin, 26 April 2021. Di Aula Kantor Desa Malewong Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu. Program ini rencananya akan berlangsung hingga bulan Desember 2021.

Program ini dipilih karena melihat masih banyaknya usia produktif yang ada di Desa Malewong belum mampu untuk melakukan calistung (baca, tulis dan hitung) serta mengenal huruf hijaiyyah. Adapun yang belum calistung adalah masyarakat yang putus sekolah dan juga mereka yang memang tidak pernah merasakan bangku sekolah. Kegiatan ini dianggap perlu dilakukan karena merupakan salah satu poin penting yang harus tercapai di status Indeks Desa Membangun (IDM) pada bagian Indeks Ketahanan Sosial (IKS) yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Adapun yang hadir dalaM acara pembukaan ini, di antaranya; Camat Larompong Selatan, Bapak H. Kamal, S.pd., M.M yang sekaligus membuka acara, Kasi Trantib LarSel, Muh. Ali Sakti, SE., Sekdes Malewong, Hasbih beserta jajaran staf desa, Kadus Sedesa Malewong (Kadus Tirowali, Muhajirin, Malewong, Salu Kasisi, Mattiro Bagang, dan Palakka), serta Fasilitator Desa Binaan dari Yayasan Kalla, Sri Ahriani.

Pertama-tama penjelasan terkait seputar teknis kegiatan oleh FF YHK, bahwa pertemuan akan dilaksanakan sebanyak 8 kali selama sebulan. Pemberantasan buta aksara latin sebanyak 4 kali pertemuan dan pemberantasan buta aksara hijaiyyah sebanyak 4 kali pertemuan. Adapun tim pengajar yang akan diikutsertakan dalam kegiatan ini adalah guru-guru lokal yang ada di desa yang dianggap mampu untuk memberikan pengetahuan terkait calistung dan hijaiyyah. Namun, tidak hanya guru lokal yang ada di desa, kepala Desa Malewong dan Camat Larompong Selatan – pun siap untuk ikut serta mengajar di desa karena mengingat latar belakang kedua pejabat setempat tersebut memang dari  pendidikan.

Pemerintah Desa Malewong yang diwakili oleh Sekdes mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Hadji Kalla untuk kegiatan-kegiatan yang sangat luar biasa manfaatnya untuk masyarakat yang selalu diterapkan di Desa Malewong termasuk kegiatan pemberantasan buta aksara latin dan hijaiyyah. Para Kepala Dusun sedesa Malewong pun menyambut baik kegiatan ini dan akan membantu untuk menyampaikan kepada masyarakatnya agar bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Kegiatan mengajar akan dimulai di pekan terakhir April ini dengan sistem rolling dari dusun ke dusun yang terdapat peserta buta aksara latin dan hijaiyyah.

Kamal, S.Pd. Camat Larompong Selatan menyampaikan bahwa “Saya harap guru-guru yang dilibatkan dalam kegiatan pemberantasan buta aksara latin dan hijaiyyah adalah guru-guru yang bisa memahami peserta, minimal bahasa agar pesan yang akan disampaikan nantinya bisa diterima dengan baik oleh peserta. Upayakan metode mengajar yang diberikan tidak monoton, cobalah untuk banyak-banyak mengajak berdiskusi peserta dan silakan belajar dengan suasana santai”, pungkasnya.

Sementara itu, Nakis, salah seorang warga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan banyak membawa manfaat bagi masyarakat. “Terus terang kegiatan ini sangat bisa membawa manfaat bagi warga, ada tantangan tentunya karena yang akan diajari adalah orang dewasa yang tentu antusiasnya sudah sangat kurang terkait belajar calistung karena mereka biasanya malu apalagi jika harus dikumpul. Tapi semoga dengan adanya kegiatan dari Yayasan Kalla ini yang akan berlangsung sampai Desember, bisa perlahan-lahan meningkatkan minat masyarakat yang belum bisa calistung menjadi mau untuk berkumpul dan belajar bersama”, tandasnya.

(Ani/Bur)