Yayasanhadjikalla.co.id; Gowa – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KSR-PMI Unit 107 UIN Alauddin Makassar; baru saja sukses menggelar Pendidikan Dan Latihan Dasar XXVII di Gedung Pusat Keiatan Mahasiswa UIN Alauddin, Samata, Gowa, pada 23-26 Juni 2022 yang lalu. Kegiatan ini didukung oleh Yayasan Hadji Kalla melalui Program Aktif Positif 2022. Pembukaan dilakukan di Lecture Theatre UIN Alauddin Makassar yang kemudian dilanjutkan dengan aktivitas outdoor di Camping Ground PMI Kota Makassar, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Pelatihan dimulai dengan agenda indoor atau penerimaan materi yang terdiri atas materi kepalangmerahan, keorganisasian, manajemen bencana dan pertolongan pertama. Lalu kemudian dilanjutkan dengan kegiatan outdoor atau prakter dan penerapan materi yang telah didapatkan selama indoor. Adapun beberapa penerapan materi diantaranya yaitu tekhnik survival, pendataan dan pencarian korban, penanganan korban kecelakaan lalu lintas, penanganan korban sesak nafas dan hipotermia, simulasi bencana air bah, outbond, dan diakhiri dengan pengukuhan sebagai anggota Palang Merah Indonesia.

Sebanyak 33 orang peserta mengikuti kegiatan yang digelar sejak pukul 07.00 pagi waktu setempat. Mereka berasal dari berbagai jurusan dan fakultas yang ada di UIN Alauddin Makassar. “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh UKK KSR-PMI UIN Alauddin Makassar setiap tahunnya guna meregenerasi anggota maupun menambah kuantitas dan kualitas relawan kampus sebagai wujud komitmen dan konsistensi organisasi pada dunia kemanusiaan. Karena seringkali terjadi bencana datang dan menimpa sehingga diperlukan kader ataupun relawan yang memiliki kompetensi ataupun kapasitas yang memadai untuk melaksanakan misi kemanusiaan baik secara kolektif maupun personal.” Ujar Kepala Bagian Kemahasiswaan Baharuddin, S.Ag., M.Hum, yang juga selaku pembina UKM KSR-PMI UIN Alauddin.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Makassar Dr. H. Syamsu Rijal yang juga hadir dalam acara pembukaan Diklatsar, menyambut baik antusiasme para peserta dalam mengikuti kegiatan ini. Terlebih, kepada para mitra yang juga hadir di lokasi untuk menyambut para peserta. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan antusiasme para peserta yang datang pada hari ini. Tentu terima kasih kami juga kepada sponsor kami tim Program Aktif Positif Yayasan Hadji Kalla yang yang telah mendukung kegiatan diklatsar kita hari ini,” kata Syamsu Rijal.

Ia berharap, bahwa Yayasan Hadji Kalla bisa terus hadir dan mendukung berbagai kegiatan organisasi kampus seperti PMI Unit UIN Alauddin, yang tentu bisa memberikan stimulus dan semangat untuk berbagai kalangan menjalankan kegiatan yang bermanfaat. 

Aulia Nur Safitri salah seorang peserta) menyampaikan, “Kegiatan ini benar-benar meninggalkan kesan bagi saya, bagaimana tidak kedisiplinan merupakan poin utama yang harus selalu dipegang erat. Mulai dari cara makan hingga berpakaian. Saya juga mendapatkan ilmu dan pandangan baru dari kegiatan ini dalam membentuk saya sebagai orang yang tangguh. Juga yang paling berkesan saat melakukan simulasi bencana air bah, saya ditugaskan sebagai tim medis yang notabenenya harus bisa menyelamatkan setiap korban, dan saya benar-benar tergugah untuk bisa mengembalikan senyum dari orang-orang yang terdampak pada saat itu. Dan pada akhirnya kegiatan ini mengantarkan saya menjadi pribadi yang lebih percaya diri,” pungkasnya.

Mewakili Yayasan Hadji Kalla, Kurniawan Jaya selaku PIC Program Aktif Positif, menyambut baik kegiatan yang digelar oleh PMI UIN Alauddin.  Menurutnya, pihak Yayasan Hadji Kalla sengaja memilih organisasi yang menyelenggarakan kegiatan positif yang melibatkan banyak pihak. “Kami menyeleksi dan melihat kegiatan mana yang banyak manfaatnya besar bagi banyak orang sebelum menjalin kerja sama, dan saya melihat antusiasme teman-teman peserta untuk mengikuti kegiatan ini sudah cukup menunjukkan bahwa UKM KSR PMI UIN Alauddin layak untuk kita dukung”, ujar Kurniawan Jaya.

Melalui Program Aktif Positif, Yayasan Hadji Kalla di tahun 2022 mendukung berbagai kegiatan yang diinisiasi oleh, kelompok mahasiswa serta kumpulan individu (komunitas) yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, lingkungan dan kesehatan. Oleh karena itu, mereka perlu didukung dalam bentuk sponsorship agar niat positif mereka dapat terwujud.

Dengan program Bantuan Kegiatan Aktif Positif, Yayasan Hadji Kalla ingin berkontribusi atas terlaksananya kegiatan positif yang dilakukan oleh mahasiswa, termasuk komunitas di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Proses pemberian bantuan ini rutin dilakukan setiap bulan dan telah membantu ratusan kelompok, organisasi dan komunitas di empat wilayah kerja Yayasan Hadji Kalla.

 (br)