Yayasanhadjikalla.co.id; Luwu Yayasan Hadji Kalla dalam Program Desa Bangkit Sejahtera terus bergerak konsisten membangun genarasi bernafaskan Islam di Sulawesi Selatan. Bentuk konsistensi tersebut ditunjukan dengan mengadakan berbagai lomba Semarak Ramadhan di tiga desa binaan di Kabupaten Luwu, yakni di desa Malewong, Desa Boneposi, dan Desa Tabang sejak 25 April 2021.

Kegiatan yang digelar secara bersamaan di beberapa desa binaan ini mengusung tema “Semangat Belajar Membentuk Generasi Qur’ani”. Kegiatan ini juga dilakukan dengan tujuan agar anak-anak yang ada di desa binaan dengan akses informasi yang terbatas bisa tetap memiliki semangat yang sama untuk tetap merayakan kebaikan dan kegembiraan di bulan ramadhan.

Kegiatan ini mengumpulkan peserta dari mulai remaja hingga anak-anak dari berbagai dusun setempat. Adapun lomba yang digelar di antaranya adalah Lomba Adzan, Dai Cilik, Hafalan Surah Pendek, Tilawah Qur’an hingga lomba mewarnai. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat mulai dari Kepala Desa,  hingga Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) serta tim ekonomi sosial, Yayasan Hadji Kalla, Heryanto.

Kegiatan tersebut berjalan dipenuhi dengan antusiasme dari seluruh peserta dan masyarakat desa yang ikut menyaksikan. Peserta dengan penampilan terbaik dihadiahi piagam penghargaan serta bingkisan dari pihak Yayasan Kalla. Uniknya, setiap peserta yang ikut dalam kegiatan ini, tetap mendapatkan hadiah dari tim fasilitator desa binaan meski tak mendapatkan peringkat, hal tersebut dimaksudkan agar semangat anak-anak tetap terjaga dan bangga telah mengikuti lomba yang diadakan.

Kepala Desa Boneposi, Muhammad Hamka menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh fasilitator desa binaan delama bulan ramadhan, menurutnya lomba semarak ramadhan ini bisa membawa manfaat untuk anak-anak di desanya agar lebih semangat dalam belajar, apalagi desa yang Ia pimpin merupakan desa binaan baru di tahun 2021. “Hal yang sangat positif saya lihat dari apa yang dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla melalui program DBS ini, kami sangat mengapresiasi dan hal ini juga bisa menambah semangat anak-anak di sini agar tetap semangat belajar meski di masa pandemi. Saya berterima kasih pula kepada Yayasan Kalla karena tahun ini memilih desa kami untuk dibina, kami berharap ada perubahan besar yang akan terjadi selama desa kita dalam binaan Yayasan Hadji Kalla”, ujarnya.

Dari pantauan redaksi Yayasan Hadji Kalla, anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai terlihat meriah karena diikuti oleh anak-anak yang berusia lima tahun, namun tetap bersemangat dan berharap bisa menang.

Sementara itu, Heryanto selaku Officer program Economic and Social Care; Yayasan Hadji Kalla yang melakukan monitoring program menjelaskan bahwa dengan terus berlanjutnya sinergi dengan pemerintah desa setempat maka diharapkan bisa melahirkan program-program yang bisa memberikan stimulus bagi masyarakat yang ada di desa, tentu tujuannya selain menggairahkan nafas keislaman, diharapkan juga akan bisa memajukan perekonomian yang ada di desa binaan.

(Bur)