Pernah merasa bosan dan suntuk ketika Hari Senin tiba?

Bahkan, dalam hati sering mengatakan “Senin lagi, kerja lagi dan kerja..!!”

Kejadian seperti ini, biasanya menimpa para pekerja kantoran yang menyisakan waktu dari pagi hingga sore hari bercengkrama dengan layar laptop di mejanya. Penyakit “Benci Hari Senin” awalnya menimpa para penyortir wol, dimana mereka terserang asma setiap kali masuk kerja (sehabis libur), jadi mereka merasa tersiksa oleh beban penyakitnya itu. Sehingga, ketika masuk hari libur pada sabtu-minggu, mereka merasa bebas dan memasuki senin seperti masuk pada masa penderitaan kembali. Maka itu, mereka selalu berteriak “I Hate Monday”.

Namun, pada zaman sekarang, kebanyakan manusia memang merasa tidak ada kepuasan dalam bekerja dan ada perasaan bekerja sebagai beban. Ada hal lain sebenarnya yang sering dianggap remeh, dapat menjadi salah satu jalan untuk tidak terjebak oleh kerutinan kering, seperti adanya orang-orang atau di lingkungan kerja yang bersahabat untuk menepuk pundak kita, mengajak kita tersenyum, bertanya tentang keluarga, sehingga lingkungan kerja seperti menjadi keluarga kedua setelah rumah. Dari hal seperti ini, memungkinkan kita memiliki pikiran positif, dimana dari kekuatan pikiran itu, dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang kita tidak tahu dalam tubuh.

Otak manusia laksana apotek yang meracik obat apa saja yang sedang diperlukan tubuh dan mengirimkannya ke bagian tubuh yang sakit sehingga kekuatan pikiran, imajinasi, dan doa itu bisa menjadi penyuplai energi positif.

Seperti kepercayaan akan adanya pengaruh benda-benda yang kita anggap bertuah, seperti batu, keris, akik yang konon kalau dibawa atau dicelup ke air, airnya jadi obat untuk kesembuhan. Padahal,  besarnya keyakinan itulah yang menjadi obat.

Hal ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur, mencintai bidang pekerjaan apapun yang kita lakukan. Tidak terkait uang, harta dan kekuasaan, sebab jangan sampai pekerjaan hanya membuat kita seperti mesin pencetak uang. Tidak akan ada kenikmatan dalam hidup yang bisa kita dapatkan.

Bedah Buku: Anda Tidak Perlu Sakit, Sub Bab Penyakit “Benci Hari Senin” disampaikan oleh Meita A.Kuncoro dalam weekly meeting Yayasan Hadji Kalla (Senin, 27 Februari 2016).

2017-02-27T07:56:22+00:00